
Sentani Jayapura, Suara lembah hitam,
Ibadah syukuran, Hut jemaat Sion yang Ke -20, dengan gelar Ibadah syukuran nya Gedung Gereja Gidi Sion, jalan BTN Matoa, pada kamis 11/05/2023.
Pedeta Bowe kogoya, M. Th Dalam momen Ibadah Syukuran,Hut Jemaat Sion yang ke 20 tahun; Sampaikan Sejarah kami jemaat Sion Berdiri Gereja Sion, Pertama kami beberapa lokasi ini kami masuk di Polomo Efesus, tapi karena ada problem, terkait dengan pelayanan, kami akan pida, dari gereja Polomo Efesus di karujaya dari tahun 2001, di layani jemaat oleh Ev Menase kogoya, S. Th dari karujaya pidi lagi di jalan BTN Matoa itu sejak tahun 2002 seiring berjalan waktu itu.beberapa lokasi ini. ada bilang masuk di gereja Polomo Efesus, ada bilang kami tidak bisa gabung sama mereka, di tengah-tengah itu salah satu Pdt Jhon Warweri, datang memutuskan bahwa tetap kamu akan bangun gereja di sini.

Bowe kogoya, Pdt Jhon Warweri, dalam waktu dekat juga buat SK pada bulan Mei tanggal 04 /2002 di percayakan kepada Pdt Timotius Power Wanimbo, di serahkan kepada jemaat Sion pada tanggal 11 Mei 2002. Pada momen hari minggu, Namun Sampai saat ini masuk Hut jemaat Sion yang ke 20 tahun. Kami Bertumbuh dan berakar.” ucapnya
Dalam sambutan salah satu legislatif kab Tolikara, Meinus W. Yanengga, S. IP Sampaikan bahwa, saja salah satu karena Gereja ini. Thema Bertembuh dan berbuah di dalam Kristus, inj sangat benar, za dipilihnya sebagai legislatif, itu dari gereja ini jadi za menyampaikan terimakasih hamba-hamba Tuhan selalu medoakan jemaat Sion Tuhan yesus akan di berkati dalam pelayanan mu, jadi gereja Sion ini banyak jemaat bertumbuh dan berakar.” tuntutannya Meinus”
Thema: “Bertumbuh dan Berbuah di dalam Kristus” Kolose 2-7
Sub Thema : melalui HUT GIDI jemaat Sion yang ke – 20 ini, jemaat Menjadi Dewasa, Agar Berakar, Bertumbuh dan Membangun Dasar iman yang kokoh, untuk Menghasilkan Buah Bagi Kristus.
(Editor Siko)

